Anak Belajar

"Walaupun dari SD saya berjualan dadar gulung anehnya saya tidak pernah merasa malu. Dari semua pemasukan yang tidak besar itu, saya gunakan untuk keperluan sehari-hari bahkan membantu membayar SPP agar bisa meringankan beban orangtua," imbuhnya.

Di situs yang beralamatkan di www.kidsknowit.com ini banyak produk-produk edukasi yang bisa diakses secara gratis. Produk-produk itu berupa film, musik, game, artikel, buku, dan berbagai model pembelajaran. Kebanyakan termuat dan bentuk adobe flash player. Untuk memudahkan pencarian, situs ini telah mengkategorikan pembelajrannya dalam kategori bidang-bidang tertentu.

Prestasi seorang anak memang kerap dipengaruhi oleh peran orang tua. Selain itu, anak juga membutuhkan perhatian yang lebih sehingga mereka merasa senang untuk belajar dan berusaha meningkatkan prestasi untuk bisa membanggakan orang tua mereka. Namun, jika anak sudah berusaha tapi masih belum mendapatkan nilai yang memuaskan, para orang tua juga tidak lantas memarahi mereka. Tetap berikan perhatian dan dorongan yang lebih agar anak tetap bisa belajar dan berusaha dengan lebih giat.

Buatlah jadwal berdasarkan kesepakatan anak terhadap waktu belajar, bermain atau menonton TV. Jika telah membuat jadwal berdasarkan kesepakatan, maka anak akan belajar juga dalam mengatur waktu. Selain itu, dengan membuat jadwal seperti ini maka akan membantu anak memiliki waktu khusus untuk mereka belajar sehingga tanpa mengorbankan waktu untuk beraktifitas yang mereka sukai.

Di bidang Matematika, dikenal sebuah permainan lama dan cukup banyak dikenal oleh masyarakat luas. Permainan ini bernama Tangram. Tangram berasal dari kata Tang dan Gram,…

Fakta: Pada saat proses belajar berlangsung, sudah pasti akan terjadi pencampuran dua bahasa berbeda oleh anak. Mengapa? Karena anak sedang belajar merangkai kalimat, dan jika ia tidak ingat atau tidak tahu kosakata salah satu bahasa dari apa yang ia maksud, maka ia akan menggunakan kosakata dari bahasa lainnya. Misalnya “Saya ingin play”. Pada saat yang sama pembentukan tata bahasa atau grammar juga sedang berlangsung, wajar jika mereka melakukan kesalahan.

Di era globalisasi seperti sekarang, Bahasa Inggris sangatlah berguna. Namun, tidak sedikit orangtua yang masih menampik pentingnya Bahasa Inggris pada anak. Bagi mereka, mengajak anak berbicara Bahasa Inggris sejak kecil, apalagi sejak balita, dianggap terlalu dini. Dikhawatirkan akan membingungkan anak. Sebagian orangtua lainnya pun masih terpaku dengan mitos soal pengajaran Bahasa Inggris bagi balita. Untuk meluruskan mitos-mitos tersebut, simak fakta di baliknya, Moms.

Mengajarkan anak untuk bisa menguasai bahasa Inggris di usia dini membutuhkan dukungan dan konsistensi darimu selaku orangtua, Moms.  Nah, dukungan ini bisa dilakukan dengan memberi anak les di tempat kursus bahasa Inggris yang profesional dan berkualitas seperti EF English First yang menyediakan kursus bahasa Inggris untuk anak dari usia balita hingga dewasa. Sumber: Family Fimela

Fakta: Jika orang tua merasa sudah memberikan dukungan bagi anak dengan memberikan tontonan berbahasa Inggris, atau buku berbahasa Inggris dan merasa itu sudah cukup, coba pikirkan lagi, Moms. “Anak-anak harus dibiasakan berinteraksi dengan bahasa kedua paling sedikit 30% dari keseluruhan hari mereka saat mereka terjaga,” ujar Fred Genesse, professor dalam bidang psikolingusitik dari McGill University, Montreal, AS. Hal itu yang menjadi salah satu faktor sukses menumbuhkan anak bilingual atau bahkan multilingual.

"Sewaktu SMA saya hanya membayar SPP 1 semester saja. Saat itu rasanya senang dan bersyukur dan tidak dapat tergambarkan dengan kata-kata, bukan karena senang mendapatkan rangking 1 tapi saya senang bisa mengurangi beban orang tua," ungkapnya.

Fakta: Ini sepenuhnya salah, karena setelah mahir dalam satu bahasa, seseorang butuh mengumpulkan motivasi dan usaha kembali dari 0 untuk mempelajari bahasa baru, termasuk bagi anak. Studi terbaru mengatakan, mengajarkan dua bahasa secara bersamaan justru lebih efektif bagi anak maupun  orangtua.

Fakta: Dr. David Freeman dan Dr. Yvonne Freeman, Professor of Bilingual Education di Amerika Serikat, menyatakan semakin dini anak terpapar lebih dari satu bahasa, semakin cepat mereka menguasainya. Hal ini disebabkan otak anak sangatlah kuat dan memiliki kapasitas untuk bisa berubah saat menanggapi tuntutan lingkungan, inilah mengapa bahasa justru bagus diajarkan sejak dini.

Related Posts

Anak Belajar
4/ 5
Oleh
Loading...

kanker servix, makanan penyebab kanker serviks, penyebab kanker serviks, kanker payudara, penyebab kanker payudara,penderita kanker serviks yang sembuh, hosting, hosting gratis, wordpres hosting, vps hosting, dedicated server